Studi Agama-Agama

A. IDENTITAS PRODI

1.Nama Program Studi:Studi Agama-Agama
2.Ijin Penyelenggaraan Prodi:SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6301 Tahun 2018
3.SK Nomenklatur:Download disini
4.Akreditasi  Prodi:B [Download]
5.Gelar Akademik Beserta Singkatannya:S.Ag.
6.Jenis Pendidikan:Akademik
7.Program Pendidikan: Program Sarjana (Level 6)
8.Bahasa Pengantar Kuliah:Bahasa Indonesia
9.Masa Studi Program Sarjana:Paling lama 7 tahun akademik

B. VISI PRODI

“Menjadi program studi yang unggul dalam penyelenggaraan dan pengembangan studi agama-agama dan sosial keagamaan berbasis kearifan lokal di tingkat nasional maupun internasional”.

C. MISI PRODI

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran dalam pengembangan studi agama-agama yang berbasis kearifan lokal;
  2. Melaksanakan penelitian interdisipliner secara profesional dalam masalah sosial keagamaan berbasis kearifan lokal di tingkat nasional dan internasional;
  3. Mewujudkan kerukunan agama, sikap toleran dan pluralis dalam menyikapi keberagaman masyarakat dengan mengedepankan kearifan lokal.
  4. Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga yang terkait dengan pengembangan studi agama baik di dalam maupun luar negeri.
  5. Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga yang terkait dengan pengembangan studi agama baik di dalam maupun luar negeri.

D. PROFIL LULUSAN

  • Profil Utama

Diharapkan mampu melakukan analisis di bidang sosial keagamaan dengan menggunakan prinsip-prinsip ilmu Perbandingan Agama untuk memberikan alternatif pemecahan masalah-masalah keagamaan.

  • Profil Tambahan
  1. Peneliti di Bidang Sosial Keagamaan, menguasai konsep dasar Ilmu Perbandingan Agama dan teori sosial dalam memformulasikan prosedur penyelesaian masalah di bidang sosial keagamaan.
  2. Analis / Konselor Agama, mampu melakukan bimbingan dan arahan dalam memetakan persoalan sosial keagamaan.
  3. Penggiat FKUB, menjadi inisiator Forum Kerukunan Umat Beragama di tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota.
  4. Penyuluh / Pendidik Agama Islam, mampu mendialogkan nilai-nilai Islam dengan agama lain dan menjalin hubungan profesional dan interpersonal secara konstruktif dan bertanggungjawab untuk membantu menyelesaikan masalah sosial keagamaan.